Advertisement

BHAYANGKARA NUSANTARA NEWS

KPK Gelar OTT, Bupati Langkat Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

 

                               Foto Antara

KPK Gelar OTT, Bupati Langkat Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar kepala daerah. Kali ini, tim penindakan KPK berhasil mengamankan Bupati Langkat beserta beberapa pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Penangkapan yang berlangsung pada malam hari tersebut diduga kuat berkaitan dengan kasus dugaan suap penyerapan anggaran dan pengadaan barang dan jasa (proyek) di lingkungan Pemkab Langkat.

Kronologi Penangkapan dan Barang Bukti

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim penindakan KPK bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya transaksi penyerahan sejumlah uang tunai.

  • Lokasi OTT: Beberapa titik di Kabupaten Langkat dan Kota Medan.

  • Barang Bukti: Sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah yang diduga sebagai komitmen fee proyek.

  • Pihak yang Diamankan: Selain Bupati, KPK juga mengamankan beberapa orang pihak swasta (kontraktor) dan aparatur sipil negara (ASN) setempat.

Pernyataan Resmi KPK

Wakil Ketua KPK dalam konferensi persnya menegaskan bahwa status hukum Bupati Langkat kini telah dinaikkan menjadi tersangka setelah dilakukan pemeriksaan intensif selama $1 \times 24$ jam.

"Kami mengonfirmasi bahwa KPK telah melakukan segenap tindakan projustitia berupa tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di Kabupaten Langkat. Berdasarkan bukti yang cukup, kami meningkatkan status perkara ini ke penyidikan," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

 Pasal yang Disangkakan

Bupati Langkat selaku penerima suap disangkakan melanggar:

  • Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Saat ini, Bupati beserta pihak-pihak yang terjaring operasi tersebut langsung menjalani penahanan di Rutan KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Suasana di Kantor Bupati Langkat sendiri dilaporkan sempat dijaga ketat oleh pihak kepolisian saat tim penyidik melakukan penggeledahan ruang kerja.

Apakah Anda ingin draf berita ini disesuaikan dengan detail kasus riil yang spesifik (seperti kasus Terbit Rencana Perangin Angin), atau ada detail nama dan nominal yang ingin Anda tambahkan?


(ai Gemini)



Posting Komentar

0 Komentar